Andai aku bisa mengetahui ini semua dari awal,
ketika bulan tak lagi menyinari sang malam dan bintang tak lagi bisa
mengelilingi bulan pada porosnya. Mungkinkah semua ini takkan terjadi? Andai,
aku tak melakukkan kesalahan, kesalahan yang membuat semuanya memang harus
berakhir dan membuat semuanya tak bisa lagi ku sentuh.
Kini hanya setitik penyesalan yang tak dapat ku
pungkiri, air mata yang tak kunjung henti tuk mewakili segala perasaan ini dan
rasa rindu yang tak mampu terucap dari ujung bibir ini.
Andai semua bisa terulang, akankah aku mampu
membuatnya tersenyum karna ku lagi? Atau akau akan membuatnya makin menjauh?
Sebelumnya, aku tak pernah merasakan rasa
seperti ini. Ku mencintai seseorang dengan begitu rupa, hingga aku tak
sedikitpun menyisakan ruang lagi bagi yang lain. Membuat aku lupa untuk
bertanya, inikah yang sebenarnya cinta?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar